Standar PMRI untuk Penjaminan Mutu

Proyek Do-PMRI untuk mengembangkan dan mnyebarluaskan PMRI melalui peningkatan kapasitas LPTK berakhir desemeber 2009. Melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan terdapat sejumlah guru mengenal PMRI diperkirakan jumlahnya 4.380 guru yang telah mengikuti sosialisasi PMRI. Dari jumlah tersebut terdapat 641 guru yang menggunakan PMRI dalam pembelajaran matematika di sekolah. Mereka berasal dari 178 sekolah yang telah menerapkan PMRI. Berdasarkan jumlah guru tersebut, diperkirakan terdapat 20.325 siswa yang telah mendapatkan pelajaran matematika dengan pendekatan PMRI.

Sejalan semakin meluasnya jangkauan penerapan PMRI, tim PMRI menyadari semakin sulit untuk memantau secara langsung pelaksanaannya. Untuk menjaga kualitas pengembangan dan implementasi PMRI, maka tim PMRI membentuk Task Force Quality Assurance yang bertugas menyusun standar PMRI, pada akhir pertemuan tim PMRI menghasilkan standar penjaminan mutu PMRI.

Standar Guru PMRI

1. guru memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang matematika dan PMRI serta dapat menerapkannya dalam pembelajaran matematika untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif

2. guru memfasilitasi siswa dalam berpikir, berdiskusi, dan bernegosiasi untuk mendorong inisiatif dan kreativitas siswa

3. guru mendampingi dan mendorong siswa agar berani mengungkapkan gagasan dan menemukan strategi pemecahan masalah menurut mereka sendiri.

4. guru mengelola kelas sedekimian sehingga mendorong siswa bekerjasama dan berdiskusi dalam rangka pengkonstruksian pengetahuan siswa

5. guru bersama siswa menyarikan fakta, konsep dan prinsip matematika melalui proses refleksi dan konfirmasi

Standar Pembelajaran PMRI

1. pembelajaran dapat memenuhi tuntutan ketercapaian standar kompetensi dalam kurikulum

2. pembelajaran diawali dengan masalah realistik sehingga siswa termotivasi dan terbantu belajar matematika

3. pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa mengeksplorasi masalah yang diberikan guru dan berdiskusi sehingga siswa dapat saling belajar dalam rangka pengkonstruksian pengetahuan.

4. pembelajaran mengaitkan berbagai konsep matematika untuk membuat pembelajaran lebih bermakna dan membentuk pengetahuan yang utuh

5. pembelajaran diakhiri dengan refleksi dn konfirmasi untuk menyarikan fakta, konsep, dan prinsip matematika yang telah dipelajari dan dilanjutkan dengan latihan untuk memperkuat pemahaman.

Standar Bahan Ajar PMRI

1. bahan ajar yang disusun sesuai dengan kurikulum yang berlaku

2. bahan ajar menggunakan permasalahan realistik untuk memotivasi siswa dan membantu siswa belajar matematika

3. bahan ajar memuat berbagai konsep matematika yang saling terkait sehingga siswa memperoleh pengetahuan matematika tang bermakna dan utuh

4. bahan ajar memuat materi pengayaan yang mengakomodasikan perbedaan berbagai cara dan kemampuan berpikir siswa

5. bahan ajar dirumuskan/disajikan sedemikian sehingga mendorong/memotivasi siswa berpikir kritis, kreatif dan inovatif, serta berinteraksi dalam belajar.

sumber: majalah PMRI Vol. VII No. 2, April 2009

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s