Kartu Bilangan dapat dijadikan Alat Peraga Dalam PMRI

Siapa bilang alat peraga dalam pembelajaran itu harus mahal. Hal ini tidak bagi PMRI yang saat ini berkembang di bumi Indonesia. Kartu Bilangan menjawab pertanyaan bahwa alat peraga dalam mengimplementasikan  PMRI itu sulit dan mahal. Kartu bilangan salah satu  alat peraga yang  murah dan dekat dengan lingkungan sehari-hari kita ini. Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa kelas 1 SD adalah mengenal dan menggunakan bilangan dalam pemecahan masalah. Hasil belajar diperlihatkan oleh kemampuan siswa membilang dan menghitung secara urut, menyebutkan banyak benda, membandingkan dua kumpulan benda melalui istilah lebih  banyak,lebih sedikit atau sama  banyak, mengurutkan bilangan dari terkecil hingga terbesar, dan membilang loncat (2,10 dan lainnya) (Depdiknas, 2003)

Kartu bilangan terbuat dari karton dan spidol. Dengan membuat kartu-kartu yang sederhana yang bisa didudukan guru dapat mengembangkan pembelajaran yang interaktif. Bahan ini selain murah juga sangat fleksibel , mudah dipindah-pindahkan. Pertama-tama ambil kartu bilangan antara 1 dan 15, dan meletakkan kedua kartu tersebut pada kedua ujung papan sehingga ada ruang antara ruang tersebut untuk meletakkan kartu-kartu bilangan yang lain. Kemudian guru mengambil kartu bilangan lain dan menyuruh siswa meletakkan kartu tersebut di papan. Selanjutnya acak kembali kartu dan kembali menyuruh siswa meletakkannya di papan. Setelah semua kartu selesai disusun kemudian balikkan kartu-kartu itu dan sisakan kartu yang ada pada posisi semula. Tugas siswa adalah menyuruh siswa menebak bilangan pada kartu yang ditunjukkan.

Pembelajaran matematika dengan kartu bilangan ini mendorong interaktivitas di kelas, dan siswa terlibat dalam pembelajaran secara bemakna. Kedua hal tersebut merupakan prinsip penting dalam PMRI.

Sumber: Buletin PMRI Edisi kelima 2004

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s