Belajar Matematika di Permainan Ular Tangga

Siswa sudah mengenal konsep penjumlahan dan pengurangan sejak mereka berada di kelas 1 di sekolah dasar. Mereka belajar untuk penjumlahan dan pengurangan angka 1 hingga 100. Selanjutnya mereka belajar operasi bilangan campuran dikelas 3. Sebagai contoh, Berapa solusi 26 + 4 -. . . = 8?. Sebagian besar siswa tidak dapat menjawab pertanyaan ini secara langsung karena masalah ini dalam betuk yang abstrak. Guru harus mengubahnya menjadi konteks nyata yang mudah bagi siswa untuk mengerti. Pada artikel ini, penulis memperkenalkan kontok permainan ular tangga.

ulartanggaozon

Permainan ular tangga adalah permainan yang dimainkan oleh empat orang siswa. Setiap siswa memiliki pion, dan dia mendapatkan kesempatan untuk mengocok dadu. Dadu memiliki nomor 1 sampai 6. Seorang siswa akan meletakkan pian sesuai dengan banyak anggka yang diperolehnya. Jika pion mereka berada di tangga maka pion tersebut akan menaiki tangga namun sebalikknya jika berada di ekor ular maka harus turun kebawah, jadi mereka menggunakan proses matematika dalam permainan in yaitu penjumlahan dan pengurangan.

Contoh permasalahan dalam permainan ular tangga

Contoh:
1. Pion seorang siswa berada di angka 11, kemudian dia mengocok dadu dan mendapat angka 5, maka ia menggerakkan pion 5 langkah. Ternyata siswa tersebut mendapat anak tangga sehinngga pionya menaiki tangga dan berada di anggka 46. Jadi berapa bonus anggka yang diperoleh siswa tersebut?

Ini adalah model matematika tentang hal ini:
11 + 5 +. . . = 46

2. Pion seorang siswa berada di anggka 51, kemudian dia mengocok dadu dan mendapat anggka3, jadi ia menggerakkan pion 3 langkah. Ternyata siswa tersebut berada di ekor ular sehingga pionnya harus turun menuju arah yang ditunjukkan oleh kepala ular yaitu anggka 26. Jadi berapa anggka yang hilang dari siswa tersebut?

Ini adalah model matematika tentang hal ini:
51 + 3 +. . . = 26 atau 51 + 3 -. . . = 26
Jadi, dengan adanya ilustrasi ini diharapkan dapat membantu siswa menemukan model dan tahu bagaimana memecahkan masalah tentang penjumlahan dan pengurangan. Hal ini sangat menarik bagi siswa karena mereka dapat melakukan aktivitas matematika.

About these ads

Tentang Zetra

Zetra Hainul Putra (1985) grew up in the small city in Pariaman-West Sumatera, Indonesia. He studied in Public Elementary School 01 Kabun Cimpago (1991 – 1997), Public Junior High School 05 Pariaman (1997 – 2000), and Public Senior High School 02 Pariaman (2000 – 2003). Then, he enrolled in a program of Mathematics at mathematics Department, Mathematics and Science Faculty at Riau University. He graduated in 2007 and became a Mathematician. After that, he worked in Moslem Junior High School As-Shofa Pekanbaru and also an assistant lecturer in Rab University Riau, Indonesia. He taught Number theory, Statistics, Linear Algebra and Mathematic logic until 2009. Finally, He received a scholarship to continued his study, Master degree on Mathematics Education, at Sriwijaya University collaboration with Utrecht University unti 2011 about Realistic Mathematics.
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Belajar Matematika di Permainan Ular Tangga

  1. reni wahyuni berkata:

    semoga bermanfaat.

  2. reni wahyuni berkata:

    ya. semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s